Tutorial Lengkap Cara Budidaya Hidroponik Selada di Rumah

gambar tersebut cara budidaya hidroponik selada di rumah gambar tersebut cara budidaya hidroponik selada di rumah

Tutorial Lengkap Cara Budidaya Hidroponik Selada di Rumah

Agar rumah tampak asri, kamu perlu tahu cara budidaya hidroponik selada di rumah. Sebab, baru-baru ini metode hidroponik selada tengah menjadi trend di kalangan masyarakat. Sebab, metode hidroponik ini memanfaatkan barang-barang bekas seperti pipa paralon. Oleh sebab itu, metode ini sangat direkomendasikan bagi pelaku budidaya selada namun terhalang oleh lahan yang terbatas.

Memang, tidak sulit membudidayakan selada dengan menggunakan teknik hidroponik. Hanya saja, kamu perlu membuat tempat untuk budidaya selada. Kamu bisa membuatnya sendiri dari pipa paralon atau bahan sejenis. Selain itu, kamu juga dapat membeli tempat budidaya selada dengan sistem hidroponik ke para perajin.

Tutorial Cara Budidaya Hidroponik Selada di Rumah Mulai dari Nol hingga Masa Panen

Sebetulnya, sangat mudah untuk membudidayakan sayuran yang mengandung banyak vitamin A dan K ini. Sebab, jenis sayuran yang satu ini mudah tumbuh dengan menggunakan teknik penanaman dengan media pipa paralon atau barang sejenis. Maka dari itu, ini dia cara budidaya selada menggunakan teknik hidroponik. Diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Mempersiapkan Semua Peralatan yang Digunakan

siapkan terlebih dahulu berbagai peralatan yang dibutuhkan. Peralatan yang dibutuhkan ini cukup banyak, yakni bibit tanaman dan pipa paralon yang telah didesain sebagai pot.

  1. Lakukan Penyemaian

Jika media hidroponik telah disiapkan, kamu dapat melakukan penyemaian bibit. Gunakan rockwool atau tempat bibit muda. Kemudian, tuangkan air pada rockwool. Tunggu hingga 24 jam agar bibit tanaman memecah. Jika sudah memecah, maka isi ulang rockwool dengan air. Lalu, tempatkan rockwool ke arah sinar matahari. Tunggu beberapa hari hingga bibit mulai tumbuh.

  1. Memasukkan Bibit Selada ke Sistem Hidroponik

Apabila bibit selada sudah mulai tumbuh, maka kamu bisa memindahkannya ke pipa paralon yang telah dimodifikasi sebelumnya. Pastikan kadar air dalam pipa paralon tetap stabil. Sebab, bibit yang baru tumbuh ini bisa saja mati karena kelebihan kadar air.

  1. Masa Panen

Setelah semua cara budidaya hidroponik selada telah dilewati, maka sudah saatnya kamu memasuki masa panen. Masa panen menggunakan metode hidroponik ini berlangsung sekitar 30 hingga 40 hari setelah bibit mulai tumbuh.

Cara panen ini sangat mudah. Kamu tinggal mencabut atau mengguntingnya hingga di bagian akar. Kemudian, buang akar tersebut dari pipa paralon dan mulailah menyemai bibit kembali.

Keuntungan Menanam Selada dengan Sistem Hidroponik

Umumnya, menanam sayuran yang kaya akan vitamin A dan K ini membutuhkan lahan yang cukup luas. Jika terlalu berdempetan, maka sayuran ini tidak dapat tumbuh atau berkembang sesuai dengan yang kamu harapkan.

Bagi kamu yang ingin membudidayakannya namun terkendala lahan dan modal, maka menggunakan sistem hidroponik ini adalah jawabannya. Sebab, kamu bisa bercocok tanam meskipun tidak memiliki lahan luas serta dengan modal pas-pasan.

Ada beberapa keuntungan menggunakan metode yang memanfaatkan pipa paralon atau barang sejenis lainnya untuk bercocok tanam. Keuntungan pertama, cara budidaya hidroponik selada ini bisa dilakukan di rumah. Sehingga, kamu dapat dengan mudah mengecek sembari merawatnya agar tidak ada hama atau kerusakan sistem hidroponik.

Keuntungan selanjutnya adalah hemat air. Sistem ini memang mengalirkan air dari pompa dan kembali ke penampungan. Jadi, air dalam pipa paralon akan mengalir setiap saat. Dan air tersebut mengalir hingga ke tempat semula. Oleh sebab itu, teknik ini dirasa lebih menguntungkan dibandingkan dengan teknik penanaman selada menggunakan media tanah.

Kualitas sayuran selada yang ditanam menggunakan teknik ini tidak perlu diragukan lagi. Jika kamu tidak terlambat untuk memanennya, maka rasa dari selada ini lebih segar dibandingkan dengan menanam menggunakan media tanah. Maka tak heran jika harga selada yang ditanam menggunakan teknik ini dibanderol lebih mahal.

Apakah Semua Jenis Sayuran dapat Ditanam Menggunakan Sistem Hidroponik?

Hampir semua jenis sayuran dapat ditanam menggunakan sistem hidroponik. Namun, untuk jenis sayur mayur seperti sawi, pakcoy, bayam, dan sejenisnya saja. Sebab, jenis sayur tersebut memang mirip dengan selada. Tahap penanamannya pun juga tidak jauh berbeda. Oleh sebab itu, kamu bisa memilih jenis sayur apa yang memiliki nilai jual tinggi untuk dibudidayakan.

Selada merupakan salah satu jenis sayuran yang memiliki kandungan vitamin A dan K cukup tinggi. Tak heran jika harga sayur ini terbilang cukup mahal. Bagi kamu yang ingin membudidayakan selada namun terhalang lahan dan modal, maka kamu bisa menggunakan sistem hidroponik. Namun sebelum itu, ketahui terlebih dahulu cara budidaya hidroponik selada di rumah.